Author:
Sanova Aulia,Afrida Afrida,Bakar Abu,Yuniarccih HR
Abstract
Hasil data penelitian PISA, kemampuan literasi kimia siswa di Indonesia termasuk ketegori rendah. Hal ini disebabkan masih kurang memanfaatkannya lingkungan sosial budaya sebagai sumber belajar, padahal pembelajaran kimia erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari dan juga berkenaan dengan konteks kearifan lokal yang perlu diwariskan secara turun-temurun dari satu generasi ke generasi lainnya melalui media pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana mengimplementasikan model pembelajaran Problem Based Learning dengan pendekatan ethnosains dan melihat apakah terdapat pengaruh terhadap kemampuan literasi kimia, khususnya pada materi Larutan Penyangga. Jenis penelitian adalah Pre Experiment Desain dengan bentuk one group pretest-posttest design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan soal tes essay untuk melihat kemampuan literasi kimia siswa. Teknik analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata persentase pelaksanaannya aktivitas belajar siswa belajar menggunakan model PBL sebesar 70,21%.dengan kategori baik dengan hasil rata-rata pretest dan posttest kemampuan literasi yaitu 51,4% dan 76,4%.dan hasil hipotesis menunjukkan thitung sebesar 10,4264 dan ttabel sebesar 2,1098 dengan taraf nyata α= 5%, maka dapat dikatakan aktivitas siswa dengan pendekatan etnosains melalui model PBL meningkatkan aktivitas siswa dan memberikan pengaruh terhadap kemampuan literasi kimia.
Publisher
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Cited by
3 articles.
订阅此论文施引文献
订阅此论文施引文献,注册后可以免费订阅5篇论文的施引文献,订阅后可以查看论文全部施引文献