Author:
Ahsan Ainania,Komariyah Siti,Febri Suri Purnama
Abstract
Angkutan remaja merupakan salah satu kegiatan dalam usaha penangkapan ikan. Pengangkutan benih dapat dilakukan dengan metode sistem basah tertutup atau media air. Angkutan remaja memiliki prinsip menjaga kelangsungan hidup sampai ke lokasi tujuan. Jika lokasi tujuan jauh sehingga membutuhkan waktu yang lama, maka untuk mempertahankan kelangsungan hidup perlakuan khusus. Perlakuan tersebut untuk mengurangi masalah transportasi ikan seperti penurunan DO dan peningkatan amoniak pada media yang dapat menyebabkan kematian pada anakan. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu dilakukan penelitian tentang penggunaan bahan anestesi untuk menurunkan laju metabolisme dan zat aktif untuk menurunkan amonia dalam media.Uji hewan yang digunakan adalah ikan bandeng berukuran 2 cm. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap sebanyak 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah P1 (minyak pala + karbon aktif), P2 (minyak pala + karbon aktif), P3 (minyak cengkeh + zeolit), P4 (minyak cengkeh + karbon aktif) dan P5 (kontrol). Parameter penelitian yang diamati adalah tingkat kelangsungan hidup (TKH), tingkat konsumsi oksigen (TKO), amonia setelah pengangkutan dan kualitas air sebelum dan sesudah pengangkutan. Hasil analisis anova menunjukkan bahwa pengaruh berpengaruh nyata (P <0,05) terhadap kelangsungan hidup, tingkat konsumsi oksigen dan kadar amonia pada media transportasi benih bandeng.Perlakuan P4 (minyak cengkeh + karbon aktif) perlakuan terbaik karena memiliki sintasan tertinggi (76,7%), tingkat konsumsi oksigen terendah (1.
Publisher
LPPM Universitas Malikussaleh
Cited by
1 articles.
订阅此论文施引文献
订阅此论文施引文献,注册后可以免费订阅5篇论文的施引文献,订阅后可以查看论文全部施引文献