Sea slugs - divers' favorites, taxonomists' problems

Author:

Jensen Kathe R

Abstract

Sea slugs, or opisthobranch molluscs, are small, colorful, slow-moving, non-aggressive marine animals. This makes them highly photogenic and therefore favorites among divers. The highest diversity is found in tropical waters of the Indo-West Pacific region. Many illustrated guidebooks have been published, but a large proportion of species remain unidentified and possibly new to science. Lack of funding as well as expertise is characteristic for taxonomic research. Most taxonomists work in western countries whereas most biodiversity occurs in developing countries. Cladistic analysis and molecular studies have caused fundamental changes in opisthobranch classification as well as “instability” of scientific names. Collaboration between local and foreign scientists, amateurs and professionals, divers and academics can help discovering new species, but the success may be hampered by lack of funding as well as rigid regulations on collecting and exporting specimens for taxonomic research. Solutions to overcome these obstacles are presented. Siput laut, atau moluska golongan opistobrancia, adalah hewan laut berukuran kecil, berwarna, bergerak lambat, dan tidak bersifat agresif. Alasan inilah yang membuat hewan ini sangat fotogenik dan menjadi favorit bagi para penyelam. Keanekaragaman tertinggi hewan ini ditemukan di perairan tropis Indo-Pasifik bagian Barat. Banyak buku petunjuk tentang hewan ini telah diterbitkan, tetapi sebagian besar spesimen belum teridentifikasi dan bisa menjadi hal baru bagi ilmu pengetahuan. Kekurangan dana dan keahlian merupakan cirikhas dari penelitian taksonomi. Umumnya para taksonom bekerja di negara-negara Barat sedangkan keanekaragaman tertinggi hewan ini berada di negara-negara berkembang. Analisis cladistik dan kajian molekuler menyebabkan perubahan mendasar dalam klasifikasi opistobrancia, demikian juga sering berubahnya nama ilmiah hewan ini. Kerjasama antara ilmuan lokal dan asing, amatir dan profesional, penyelam dan akademisi dapat membantu dalam menemukan jenis-jenis baru, tetapi keberhasilannya dapat dihambat oleh kurangnya biaya dan peraturan yang kaku dalam mengumpul dan mengirim spesimen untuk penelitian taksonomi. Solusi dalam menyelesaikan masalah tersebut disampaikan dalam tulisan ini.

Publisher

Universitas Sam Ratulangi

同舟云学术

1.学者识别学者识别

2.学术分析学术分析

3.人才评估人才评估

"同舟云学术"是以全球学者为主线,采集、加工和组织学术论文而形成的新型学术文献查询和分析系统,可以对全球学者进行文献检索和人才价值评估。用户可以通过关注某些学科领域的顶尖人物而持续追踪该领域的学科进展和研究前沿。经过近期的数据扩容,当前同舟云学术共收录了国内外主流学术期刊6万余种,收集的期刊论文及会议论文总量共计约1.5亿篇,并以每天添加12000余篇中外论文的速度递增。我们也可以为用户提供个性化、定制化的学者数据。欢迎来电咨询!咨询电话:010-8811{复制后删除}0370

www.globalauthorid.com

TOP

Copyright © 2019-2024 北京同舟云网络信息技术有限公司
京公网安备11010802033243号  京ICP备18003416号-3