Abstract
Beberapa temuan bahwa kehadiran guru di sekolah lebih dari pukul melewati batas waktu yang ditentukan, guru belum menyusun program pembelajaran, dan jika masuk kelas tanpa buku, program, maupun alat peraga, termasuk pada metode keseluruhan dengan ceramah.Terdapat beberapa guru sering meninggalkan kelas dan hanya memberikan tugas, dengan alasan dinas luar. Ditambah jarangnya kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi akademik. Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya pengaruh positif kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi supervisi akademik kepala sekolah, terhadap kinerja guru sekolah dasar Negeri. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Kecamatan Ngablak dengan sampel sebanyak 114 guru. Metode yang digunakan adalah metode survei, dan instrumen sebagai alat pengumpul data melalui angket, serta analisis data menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian, sosial, dan kegiatan supervisi akademik Kepala Sekolah sangat berpengaruh bagi peningkatan kinerja guru. Kegiatan supervisi akademik yaitu, dilaksanakan oleh kepala sekolah secara efektif. Kesimpulan tersebut didasari adanya pengaruh yang signifikan dan bersifat positif dari Supervisi Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru dengan nilai koefisien korelasi product momen yaitu 0.336 atau 33,6% artinya berada pada tingkat yang sedang. Kegiatan supervisi yang dilakukan dengan intensif dan efektif akan menghasilkan kinerja yang baik bagi guru.
Publisher
Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)